Chapter 15

1013 Kata

*** Benar saja. Vivian meremat perutnya yang terasa nyeri. Ternyata kekesalannya terhadap Keano tadi malam bukannya tanpa alasan. Seperti dugaan pria itu, tamu bulanannya datang tadi pagi saat dirinya bangun tidur. Bukan hal aneh bagi Vivian saat merasakan tulang tubuhnya seperti rontok dan perutnya yang berdentam-dentam sakit. Hal itulah yang menyebabkan dirinya sekarang berada di sini. Di ruang istirahat, berbaring dan terus bergerak karena tidak nyaman dengan posisinya. Vivian sampai meminta dokter Fredi untuk menggantikan dirinya saat operasi. Biasanya dulu, saat perutnya kesakitan seperti ini, Tante Rainq atau mamanya Rima akan segera membuatkanya wedang jahe yang sedikit meredakan nyeri saat dirinya haid. Tapi dia sudah tidak lagi meminum itu karena perutnya tidak pernah sesaki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN