Bab 73. Penyembuh Lukaku

1805 Kata

“Pergilah.” Ethan akhirnya mengucapkan sepatah kata yang cukup berat untuk diucapkan. Pegangannya pada tangan Zoya ia lepaskan. Hal itu tentunya membuat Zoya menoleh ke arah Ayahnya. Ada sorot mata terkejut di sana namun bibir Zoya perlahan membentuk senyum manis. Ia mendekat memeluk Ayahnya dengan pelukan erat. “Terima kasih, Ayah,” kata Zoya dengan nada manja. Ia kemudian menatap Ayahnya dengan sorot mata yang bersungguh-sungguh. “Aku hanya akan membantu Enzo mengobati lukanya, setelah itu kami akan kembali. Janji nggak macem-macem,” ia melanjutkan meraih tangan besar Ayahnya lalu diletakkan di atas kepala. “Ayah percaya aku 'kan?” Zoya belum beranjak, ia justru memandang mata Ayahnya dengan binar harapan yang begitu nyata. Ethan tak mampu mengucapkan kata apa pun ketika sorot ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN