Bab 72. Ayah Mertua

1342 Kata

Enzo menyapa dengan nada biasa saja tanpa dimanis-maniskan untuk mencari muka, suaranya terdengar datar malahan dengan ekspresi dingin seperti biasa. Namun matanya tetap konsisten menatap Ethan dengan tatapan sama tajamnya. Sapaan itu sendiri tidak langsung disambut oleh Ethan, tubuhnya menegak tanpa sempurna dengan aura mengancam yang kuat. Perlahan ia melangkah mendekati Enzo dengan mata yang sama-sama memancarkan keteguhan. Siapa pun lawannya pasti akan tunduk hanya dengan tatapan penuh intimidasi dari dirinya, tetapi jelas itu tidak terpengaruh pada Enzo. Ethan berdecih dalam hati melihat ketangguhan serta keberanian Enzo. Ia berdiri lebih dekat, menatap Enzo tanpa berkedip. “Ulangi apa yang kau katakan,” titah Ethan dingin. “Selamat malam, Om.” Enzo mengulangi sapaan sebelumny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN