74. Tentang Keyakinan 2

724 Kata

"Tentu. Termasuk Mas Azka. Dia belum berhak menyentuh barang seinci pun dari kulit apalagi tubuhku sebelum kami sah dalam pernikahan. Itulah hal yang ku yakini selama ini. JADI, JANGAN MENUDUH KU SEOLAH AKU MELAKUKAN INI HANYA UNTUK MENGHINDARI MU!" Kata-kata pada baris terakhir kalimat yang Zahra ucapkan adalah ungkapan dari kekesalannya pada Arza yang selalu menuduhnya ini itu. Sebenarnya dia tidak ingin membentak tadi, tapi setiap nada tanya yang Arza ucapkan seolah menyudutkan nya. Sungguh, itu menyakitkan meski mendengar dari mulut pria asing yang bahkan seharusnya Zahra abaikan. Disisi lain, Arza terkejut dengan ucapan Zahra barusan. Dia tidak menyangka hal yang menurutnya sangat sepele adalah sebuah hal penting baginya. Hei… ayolah, hanya menyentuh, apa salahnya?! Tapi mem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN