73. Tentang Keyakinan

821 Kata

Hampir 20 menit lamanya Zahra memejamkan mata dengan posisi memeluk lengan Arza setelah dia sempat sadarkan diri beberapa saat. Mungkin dia amat sangat lelah menghadapi beberapa hal yang berhubungan dengan Arza, tapi pada kenyataannya lengan Arza lah yang nyaman untuknya. Waktu sudah menunjukkan pukul 09.20 pagi. Arza pun masih setia duduk di samping Zahra, dengan sabar menemaninya meski lengannya sedikit kebas karena terus di jadikan guling oleh Zahra. "Melihatmu tidur dengan nyaman seperti ini membuatku semakin tidak bisa melepaskan mu untuk pria lain. Aku memang bukan pria yang baik, tapi satu hal yang harus kamu ketahui, aku tidak akan pernah melepaskanmu meski kamu menganggapku kejam sekalipun." Arza masih melakukan hal yang sama, yaitu membisikkan beberapa kalimat di samping

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN