Ragu

1360 Kata

Kini tinggal Sam dan Nada yang masih berada di ruang sidang. Sam memegang wajah Nada dengan kedua tangannya, pelan pelan menghapus air mata yang masih menetes dengan ibu jarinya. "Kita ketemu tim pengacara dulu yuk". Ajak Sam. Nada terpaksa harus menghentikan tangisannya. Malu sama banyak orang kalau dilihat. Sampai di kantor jaksa. Sam berbincang sebentar dengan Pak Robby ketua pengacara Nada. Sedangkan Nada memilih pergi ke toilet untuk membasuh mukanya supaya lebih segar. "Sam bapak punya saran". Ucap Pak Robby. "Saran apa pak?". "Seperti visum saja tidak cukup sebagai bukti, apalagi tadi hakim meminta kita sebuah bukti guna mematahkan bukti foto Xavier tadi, jadi bapak punya saran bagaimana kalau...". Sam tidak sabar menunggu apa yang akan dikatakan Pak Robby, semoga ini tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN