Nada langsung menoleh ke arah Sam, raut muka Sam datar. Nada sama sekali tidak mengetahui apa perasaan Sam saat ini. Mungkinkah dia percaya semua yang dikatakan oleh jaksa itu. Nada menarik tangan Sam lalu digenggamnya, matanya menatap Sam seolah berkata, "Itu tidak benar". Sam menoleh kemudian merangkul pundak Nada. "It's ok". Katanya. "Itu omong kosong, justru saudara Xavier yang menyukai saudari Nada, ini alasannya Xavier menculik Nada". Kata jaksa penuntut. "Bohong yang mulia". Teriak jaksa pembela. "Anda yang berbohong!". Teriak jaksa penuntut tak kalah keras. "Saudara Xavier menyerahkan saudara Erga yang notabene pelaku pembakaran bengkel kepada saudara Samudra, dengan mengambil saudari Nada sebagai gantinya". "Untuk apa saudara Xavier melakukan itu?. Justru saudari Nada yang in

