Extra 22

1725 Kata

Senyum manis selalu menghiasi bibir Vanessa, bahkan Bu Nanik juga begitu. Selain wajah yang ganteng, apa sih yang menarik dari pak Benjamin? mengapa banyak sekali orang yang suka pada pak Benjamin?. Andai saja mereka tahu jika pak Ben punya pacar, pasti mereka semua patah hati , terlebih jika cantik seperti mbak Devita, pasti pada iri semua tuh. Nada tertawa geli memikirkan itu. Lain dengan Benjamin, disela makan siang ia banyak melirik ke arah Nada, gadis itu diam saja dari tadi, tak banyak bicara. Palingan cuma jawab "iya" kalau ditanya oleh Vanessa. Sepertinya ia sibuk dengan pikirannya sendiri, sepertinya memikirkan hal yang menyenangkan sampai ia senyum senyum sendiri. "Nada... Nada... Lucu banget sih kamu". Kata Benjamin dalam hati. "Gitu pak ceritanya...". Kata Vanessa. "Oh ya me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN