Mata Nada langsung terbelalak mendengar kalimat yang diucapkan oleh Benjamin barusan. "Apa orang ini sudah gila?". "Bapak bilang apa?". Tanya Nada balik. "Aku bilang, aku suka kamu, kamu mau jadi pacar aku?". Ucap Benjamin perlahan dan jelas. "Ha... Ha... Ha... Bapak sadar?". "Saya sangat sadar". Memangnya kenapa?". "Saya rasa bapak sudah gila!". Teriak Nada sambil mendorong tubuh Benjamin ke belakang. Namun kekuatan Benjamin lebih besar dan lebih cepat. Ia terdorong sedikit lalu balik mendorong Nada kembali ke tembok. "Minggir". Pinta Nada sambil meronta. "Aku serius Nada". Ucap Benjamin berusaha meyakinkan Nada akan ungkapan hatinya barusan. "Saya juga serius, minggir!". "Enggak, kamu harus jadi pacar aku". Tolak Benjamin. "Ha ha ha... Baru semalam bapak putus dengan mbak Devit

