AUTHOR POV *** Bisma masih setia menanti di depan halaman rumah Mawar. Berkali-kali Elang mengusirnya, tapi ia tetap bersikeras untuk bertahan. Ia harus bisa menemui Mawar. Hingga pada sekitar pukul 19.00, terlihat sebuah mobil memasuki gerbang rumah Mawar. Dari kaca samping, Bisma dapat melihat sosok Mawar, gadis itu duduk di samping Brian. "Mawar?" Bisma segera turun dari mobil. Tak peduli dengan derasnya hujan yang kini mengguyur. Bisma berlari ke arah gerbang, sesaat setelah gerbang itu tertutup sempurna. Dan benar saja, beberapa detik kemudian tampak Mawar keluar dari mobil itu. Briam dengan cekatan berlari ke arah Mawar dan memayungi gadis itu. "Mawar!" panggil Bisma. Mawar menoleh ke sumber suara. Hatinya mencelos melihat sosok yang saat ini masih menjadi pengisi hatinya teng

