Mawar mendorong kursi roda Bisma hingga ke taman halaman belakang rumahnya. Sudah seminggu terakhir, Mawar selalu datang ke rumah orang tua Bisma untuk merawat pria itu. Bagaimana kondisi Bisma? Saat ini dia hanya bisa duduk di kursi roda. Tulang kaki kirinya bergeser dan perlu pemulihan selama satu bulan. Selain itu, dokter mem-vonis Bisma buta. Hal itulah yang membuat Mawar terus merasa bersalah. "Bis, kamu mau makan sesuatu?" tawar Mawar. Bisma tersenyum kemudian menggenggam tangan Mawar. Membawa tangan kecil itu ke pangkuannya. "Tidak. Aku hanya ingin kamu disini." balasnya sembari tersenyum tipis. Mawar memutari kursi roda Bisma kemudian duduk di sebuah bangku panjang. "Gimana kuliahnya hari ini? "Bisma. Mawar tampak mengingat-ingat, apa saja yang terjadi hari ini. "Semua baik-ba

