Sudah beberapa kali malam minggu kami sebagai pasangan. Biasanya, aku dan Mateo memilih untuk di rumah saja sembari menonton DVD. Kemudian, sembari menonton, di sela-sela acara, kami juga berkisah mengenai apa saja. Tidak ada batas apa pun. Rasanya begitu dekat dan akrab. Malam minggu kali ini, kami memilih untuk berada di apartemenku. Pertama, karena aku mendadak rindu suasa apartemen mungilku. Kedua, DVD yang kutonton ada di sini. Ketiga, jelas karena aku ingin membawa Mateo berkunjung di tempat pelarianku ini. “Di sini nyaman,” bisiknya seraya meraihku ke dalam pelukannya. Akhir-akhir ini dia suka sekali memelukku sembari mengikuti ke mana saja aku pergi. Menempel terus seperti magnet. Terkadang aku tolan, tapi lebih banyak aku biarkan saja. Habisnya, pelukan Mateo terasa nyaman seka

