Aalea melangkahkan kakinya tergesa-gesa. Mulai dari dapur, kamar, sampai halaman belakang sudah ia telusuri. Sepasang bola matanya juga tak berhenti mengawasi. Namun tetap saja ... Arjuna tak bisa ditemukan. Tuh anak kemana, sih? Dia kan sakit. Aalea mulai menggigiti kukunya, cemas. Klek. Pintu depan terbuka. Seorang pemuda lengkap dengan pakaian dan sepatu olahraga baru saja memasukki rumah. Jangan lupakan cucuran keringat yang menimbulkan kesan seksi itu. "Arjuna! Lo dari mana aja?" cicit Aalea. "Olahraga," jawab Arjuna santai. "Lo kan sakit!" ujar Aalea. Oh, lihatlah. Ia sudah mirip seorang ibu yang mencemaskan anaknya saat ini. "Gue udah sembuh, kok. Gue balik karena mau mastiin lo udah bangun apa belum," kata Arjuna. "Mastiin? Buat apa?" Arj

