Jaslyn menatap teman sebangkunya dengan tatapan tak mengerti. Ia memang tak mengerti. Teman sebangkunya--Aalea--begitu aneh hari ini. Ya, walau memang sudah aneh sedari lahir. Aalea tadi dihukum. Bukannya kesal dan menggerutu ria, tapi gadis itu malah pembawaannya ceria. Aalea yang jarang tersenyum jadi lebih sering tersenyum. Aalea yang biasanya sensi jika diminta untuk menjelaskan pelajaran oleh Jaslyn kini jadi murah hati dan penyabar. Aneh, kan? Pembawaan ceria Aalea justru membuat Jaslyn merinding ngeri. Ia bahkan sempat berpikir untuk membawa Aalea ke kyai sepulang sekolah ini. "Lo kenapa, sih, Aal? Kok bawaannya ceria mulu?" tanya Jaslyn. Aalea hanya menggeleng. Seolah tak ada apa-apa yang terjadi padanya. Padahal ada. Apa lagi kalau bukan karena Robian? Gadi

