Semilir angin meniup baju olahraga Arjuna yang basah karena keringat. Menimbulkan sensasi sejuk yang mengasyikkan. Energinya cukup terkuras untuk ambil nilai tenis barusan. Kendati demikian, ia masih bisa tertawa riang dengan teman-temannya. Matanya mendapati seorang gadis berdiam diri dengan muka lesu di dalam sebuah kelas berplakat XI MIA 2. Itu Aalea. Arjuna tau betul. Masalahnya, mengapa Aalea sendirian di dalam sana? Arjuna memberi kode pada teman-temannya untuk jalan duluan. Ia ingin menghampiri Aalea. Karena Arjuna tau, Aalea pasti sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja. Ada sesuatu yang menimpanya. "Aal, ngapain lo sendirian di sini?" tanya Arjuna. Aalea yang mendengar suara itu langsung mendelik dan menengok ke kanan kiri. Memastikan tak ada orang yang m

