Gadis berambut hitam itu diam di atas ranjang. Berusaha sebisa mungkin untuk tak membuat gerakan yang menimbulkan bunyi. Ini hal tersulit yang pernah ia lakukan. Sampai-sampai saat ini ia merasa napasnya saja berisik. "Hahaha. Maaf lah, Mas. Tadi lama buka pintu soalnya lagi belajar. Jadi fokus gitu." Sayup-sayup terdengar. Suara dua orang manusia yang sedang berbincang-bincang. Sesekali mereka tertawa. Walau terselip setitik nada gugup pada suara salah satunya. Itu suara mereka, Arjuna dan Robian. Penyebab Aalea meringkuk di ranjangnya detik ini. Robian tiba-tiba saja datang tanpa pemberitahuan. Dan Arjuna pun menyuruh Aalea untuk bersembunyi di kamarnya. Sekarang, hal itu tak lagi penting untuk Aalea. Ada satu hal yang menyangkut di kepalanya. Yaitu ... kok Arjuna sama

