Kata orang, Ayah adalah orang pertama yang akan mengulurkan tangan ketika kau jatuh. Ayah adalah orang yang tak peduli badai, tak peduli panas, akan datang padamu ketika dunia melumpuhkanmu. Ayah adalah orang yang akan menghapus bulir-bulir air matamu. Tulus. Tanpa pamrih. Mayoritas orang di dunia ini setuju dengan kata-kata itu. Tapi sepertinya Arjuna tidak. Beberapa menit yang lalu bel pintu rumahnya berbunyi. Seorang kurir datang padanya membawa secarik undangan dengan design mewah. Itu adalah undangan ulang tahun ayahnya. Undangan yang selalu dikirim tiap tahun tapi tak pernah Arjuna baca. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, undangan itu mungkin akan berakhir di tempat sampah. Arjuna menatap tajam undangan bernuansa cokelat itu. Hari ini tepat ulang tahun ayahnya yang ke

