Puti mengurut pangkal hidungnya dengan lembut. Hari ini, terasa begitu melelahkan bagi dirinya. Ada begitu banyak tugas kuliah, dan ada lomba pacuan kuda yang ia ikuti. Setelah semua kegiatan itu pun, Puti belum bisa beristirahat karena dirinya masih memiliki sebuah tugas yang belum ia selesaikan. Jadi, meskipun sudah merasa begitu lelah dan waktu sudah menunjukkan pukul sembilan malam, Puti belum meninggalkan perpustakaan pribadinya yang sudah menjadi ruang kerja baginya. Puti menyandarkan punggungnya pada sandaran kursi dan menghela napas panjang. Nazhan yang baru saja masuk ke dalam perpustakaan tentu saja bisa melihat betapa Puti sangat lelah. Karena itulah, Nazhan berkata, “Nyonya mengatakan untuk segera tidur.” Puti menatap Nazhan. “Aku akan tidur jika semua tugasku sud

