Part 20 : Kebaikan Hati

1824 Kata

Jackson menghembuskan nafasnya perlahan, menahan emosi yang mati-matian ia tahan agar tidak meledak. Sampai akhirnya ia menggeram. “Jika bukan karena permintaan Gloria yang tidak mengijinkanku memberi anakmu pelajaran, aku sudah pastikan anakmu itu membusuk dipenjara Mr. Smith. Aku sungguh kecewa dengan semua yang telah puterimu lakukan. Padahal sebelumnya saya tidak pernah merasakan sekecewa ini padanya. Tapi sekarang ... rasanya semua sudah sangat keterlaluan. Harusnya aku menuntut puterimu atas dasar percobaan pembunuhan. Tapi sayang ... Gloria terlalu baik.” Ancam Jackson yang membuat Thomas menghela nafas panjang   Thomas menatap Jackson dengan tatapan penuh dengan rasa bersalah, sementara Bianca yang duduk disampingnya terus menunduk dengan air mata yang terus-menerus meleleh karen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN