“Dalam mimpimu!” Jackson menyeringai setelah mendengar Gloria mengatakan kalimat itu. Beberapa saat kemudian ia melihat Gloria mengatupkan rahangnya dengan begitu keras. Bersamaan dengan itu Jackson mendekatkan dirinya, semakin merapatkan dirinya pada Gloria. Mengintimidasi perempuan itu hingga dia terhimpit dan membuat mereka tanpa jarak. “Benarkah? Hanya dalam mimpiku?” Jackson bertanya tepat di telinga Gloria. Bertepatan dengan itu pula, ia menyelipkan benda melingkar pada jari manis Gloria. “Benarkah?” Jackson mengambil jarak, ia memandang Gloria yang memandangnya dengan tatapan tajam. “Aku yakin ... suatu hari, kau ... akan terjerat Gloria.” Buk! “Menyingkir! Aku muak melihat wajahmu!” Gloria memukul d**a Jackson dengan kedua tangannya, setelah itu mendorongnya d

