Gloria terdiam di depan televisi yang menyala, tidak benar-benar menonton televisi, ia hanya memandanginya saja dengan tatapan kosong. Pikirannya masih bercabang, masih memikirkan semua hal yang terjadi hari ini. Terutama tentang wanita asing yang bersama mereka, bersama dengan Jackson dan juga Gerald. Siapakah dia? Siapakah perempuan itu? Jika memang dia calon istri Jackson ... haruskah secepat ini? Bukankah seharusnya dia menundanya? Tidak harus secepat ini. Ataukah mungkin ... dia benar-benar ingin menghapus tentangnya? Menghapus ingatan Gerald juga tentangnya ... ? Sakit sungguh sakit! Hatinya sakit, perih dan serasa hancur tak tersisa. Entah karena Gerald akan mendapatkan ibu baru ataukah Jackson yang akan mendapatkan pasangan baru. Jujur ... ia tak yakin dengan perasaann

