Los Angeles, 6th January 2008 Malam itu Evianna baru saja menutup café tempatnya part time. “Terimakasih atas kerja kerasmu hari ini Eve. Sekarang pulanglah.” Ujar pemilik café tersebut. Evianna mengulas senyumannya kemudian membungkuk sesaat sebelum akhirnya berpamitan untuk pulang. “Saya akan pulang sekarang Miss, sampai berjumpa besok.” Evianna melangkahkan kakinya, pergi dari tempat itu. Beruntunglah jarak antara café dan flat huniannya cukup dekat jadi ia tidak perlu menggunakan kendaraan untuk sampai di tempat tinggalnya kembali. Ketika ia berjalan kaki ia melihat segerombolan orang berlarian memasuki empat buah mobil, bertepatan dengan itu ia mendengar seseorang berbicara dengan menggunakan ponselnya. Langkah kakinya memelan ketika merasa perbincangan itu sangat pen

