Eshan terlihat sedang sibuk dengan ponselnya, ia sedang berada di kantin rumah sakit. Sembari memeriksa laporan kerja dari Dhani, Eshan juga mengikuti perkembangan beberapa bisnis dari email yang dikirim padanya. Setelah cukup waktu untuknya bersantai di kantin, ia segera kembali ke kamar pasien, tempat Jinora dan kedua anaknya berada. Betapa terkejutnya Eshan saat masuk ke dalam kamar itu melihat Jinora sudah membuka mata. Wanita itu kini sedang diperiksa oleh dokter dan kedua perawatnya. “Nora … Alhamdulillah … akhirnya kamu sadar juga,” ujar Eshan. “Kamu siapa?” tanya Jinora. “Apa? A-aku Eshan, Ra.” Dokter menatap Eshan dan membawanya kembali keluar kamar. Di depan pintu kamar itu, dokter menjelaskan jika Jinora mengalami amnesia, atau hilang ingatan sementara. “Apa dia juga lupa

