76.Sejak Kapan?

1129 Kata

Memasuki rumah William kembali, Illeana memastikan pintu itu terkunci rapat. Dia berjalan ke ruang tengah, mencari sosok pria itu yang tidak ada di sana. Illeana melangkahkan kakinya semakin dalam, dan melihat pria itu berada di dapur, kedua tangannya bertumpu pada meja dapur. Illeana memperhatikannya beberapa saat, William seperti sedang menenangkan dirinya. “Kau sengaja melakukannya agar aku mendengarkannya, bukan?” tanya Illeana yang berdiri tak jauh dari William. Pria itu tak merespon. Tapi itu cukup membuat Illeana yakin bahwa William sengaja melakukan itu. Setelah menenangkan diri, dan menarik napasnya, William menegakan tubuhnya, mengarahkan tatapan pada Illeana. “Duduklah. Kakimu pasti pegal setelah berdiri lama di luar,” kata William. Dia menuangkan air pada gelas baru y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN