74. Bukan Milikku

1159 Kata

Langkah kaki Illeana kembali berhenti begitu keluar dari ruang ganti William dan mendapati Maria berdiri di sana. Gadis itu masih mengenakan baju yang sama, keeja putih milik William, hanya saja kali ini menyertakan mantel untuk menutupinya. Illeana hanya menatap Maria beberapa saat, berikutnya gadis itu tak lagi peduli walaupun di dalam hatinya penuh gejolak. “Kau bisa memberikan kotak itu lain kali. Tapi tolong, jangan biarkan aku melihat hal yang tak seharusnya aku lihat. Aku permisi,” kata Illeana. Gadis itu melewati Maria yang semula gelisah karena Illeana berada di ruang baju dengan William, tapi begitu Illeana keluar dan menatapnya, ekspresi wajahnya tampak begitu menyedihkan, dan ketika Illeana melewatinya begitu saja, seulas senyum puas tersungging di bibir gadis itu. Suara

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN