WISNU Ini weekend, saat-saat yang paling gue nantikan buat pingsan seharian di bawah selimut. Otak gue akhir-akhir ini terkuras habis, terutama sejak gue memutuskan balik ke kantor waktu itu. Gibran beneran keteteran ngurus ini-itu, kantor hampir anfal. Untung gue datang tepat waktu, biarpun setelahnya gue harus mengorbankan waktu gue buat Keyfa karena lemburan yang bikin gue seharian di kantor. Untung dia enggak banyak protes. Cuma minta gue setop lembur ketika dia dalam fase due date. Harusnya Minggu ini sudah masuk due date. Kemarin Keyfa sempat mengeluh sakit, semacam kontraksi atau apalah gue enggak ngerti. Tapi pas ke dokter, katanya belum. Gue justru yang enggak sabar pengin lihat junior gue “Wisnu.” Kelopak mata gue masih terpejam. Kayak ada lem perekat yang bikin susah melek.
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


