WISNU Keyfa cocok menerima penghargaan istri super judes tahun ini. Demi Tuhan, d**a gue cenat-cenut saat dia mengabaikan gue. Padahal gue udah jauh-jauh dari kantor ke rumah mertua cuma buat mencari pelabuhan rindu. Tapi yang dicari tidak menampakkan hasil yang memuaskan. Tapi gak pa-pa, tujuan gue ke rumah ini bukan cuma melepas rindu yang berakhir pilu. Lebih dari itu, gue butuh cerita. Kalaupun Keyfa masih enggan menerima penjelasan gue, minimal gue punya mertua yang pengertian dan berada di pihak yang netral. Setelah jamuan makan siang selesai. Gue ngajak Mama Muthia buat ngobrol sebentar di ruang tamu. Gue berdeham sejenak, menautkan kedua tangan di atas lutut. Sementara ibu mertua gue menanti penjelasan gue yang langsung menyinggung soal mantan suaminya. “Pak Faruq mengidap hipe

