Kartu 15

1336 Kata

Berkuliah di cuaca yang dingin adalah sebuah tantangan besar, suhu menunjukkan angka minus. Beberapa kali Aaric menggosok tangannya lalu mendekatkannya ke ujung bibir, sembari menunggu jadwal kereta berikutnya di statsiun kereta bawah tanah, walaupun tidak sedingin di luar statsiun karena ada pemanas, tetap saja hawa dingin masuk dari celah-celah. Kereta jurusan statsiun Universitas sudah datang, ia masuk ke dalam dan mencari tempat duduk, di dalam kereta terasa hangat dan nyaman untuk cuaca tak bersahabat ini. Namun, ketika turun dan meninggalkan stasiun, hawa sangat dingin kembali terasa menusuk tulang. Aaric berjalan dengan cepat menuju kampus yang jaraknya tidak begitu jauh dari stasiun, ia memasukkan telapak tangannya yang sudah ditutupi sarung tangan ke dalam jaket tebalnya. Ujung h

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN