Kartu 93

1340 Kata

Lisa memicingkan mata karena silau, hari ternyata sudah siang. Entah sejak kapan tirai di kamarnya terbuka, atau jangan-jangan ia memang lupa menutupnya semalaman. Matahari merembes masuk ke dalam, ini sepertinya akan cerah. “Lisy! Kau sudah bangun?” terdengar suara Isabel mengetuk di balik pintu kamarnya. “Ya, Bibi, masuklah!” teriak Lisa. Tak lama pintu di buka, dan Isabel datang membawa senampan sarapan. Sepiring roti isi daging asap dan segelas jus jeruk. “Sepertinya kau sangat kelelahan. Tidur jam berapa semalam?” tanya Isabel. Kemudian menyimpan makanan yang dibawanya di sebuah meja di sebelah tempat tidur Lisa. “Terima kasih, Bibi Isy, padahal tak perlu repot-repot,” ucap Lisa tersenyum setelah melihat bawaan Isabel. “Apanya yang repot? Ini sama sekali tidak repot, Sayang!” j

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN