“Kau baik-baik saja, Christy?” tanya Elli dari arah belakang. Setelah Christina masuk ke kamar dan terduduk di kasurnya. Mood-nya terlihat sangat buruk. “Iya, Mutti. Jangan khawatir,” jawabnya lirih. Elli melangkah masuk. “Kau pasti sangat sedih, setelah kau kehilangan Si Kate, sekarang kau kehilangan temanmu juga. Aku ikut bersedih,” ucap Elli berempati. “Terima kasih, Mutti,” jawab Christina singkat. “Bagaimana caraku menghiburmu? Kau mau berbelanja? Atau sedikit berjalan-jalan?” Elli mencoba menghibur. Ia mengusap rambut Christina. “Tidak, Mutti, aku tidak menginginkan apa pun. Bisa tinggalkan aku sendiri, kumohon?” pinta Christina, ia sama sekali tak ada gairah untuk mengobrol dengan ibunya, setelah semua kejadian ini. Bahkan ia tak mau minta penjelasan apa pun tentang Kate atau p

