Pohon Besar

1153 Kata

Que menatap heran pada Zam. Saingan? Yang benar saja. Penduduk Zhuro tidak memerlukan jantung seseorang. Memangnya untuk apa jantung pemilik mata emas? Que terkekeh dengan pemikirannya sendiri. "Aku rasa hantu kabut sudah sangat tidak waras." Kepalanya menggeleng tidak habis pikir. "Mereka memang tidak waras karena melakukan hal sekeji ini dengan hati dingin," ujar Zam. Que menipiskan bibirnya. Matanya melirik tangan Zam. "Lalu untuk apa kain itu? Mereka tidak bisa mengambil jantung seseorang jika mereka tidak melihat korbannya, bukan?" Zam diam. Tidak bisa menjawab. Lalu dia teringat dengan perkataan peramal yang ia temui kemarin di pinggir sungai. 'Mereka tinggal dalam tubuh mahluk hidup lain. Seperti parasit.' "Que, ada yang ingin kusampaikan," kata Zam. Matanya menatap datar pada

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN