BAB 24

1204 Kata

        Mam mengomeliku selama 30 menit setelah aku dirumah dengan membawa koper. Aku tidak menceritakan apa-apa pada Mam, tapi Mam seolah mengetahui kalau aku dan Vino bertengkar. Sayangnya, Mam hanya mengira aku dan Vino bertengkar layaknya sepasang suami istri biasa.             “Pulanglah. Selesaikan masalah kalian baik-baik. Pertengkaran itu wajar di dalam mahligai rumah tangga. Jangankan suami istri, pacaran saja pasti pernah bertengkar.” Seru Mam. Aku hanya diam dengan pandangan kosong.             “Mam, Gita mau tinggal di sini beberapa hari saja. Nanti Gita akan pulang kok.” kataku dengan nada memelas. Mam hanya mengangkat bahu.             “Yasudah ibu tidak bisa menolak.” Aku beranjak dari kursi rotan yang usang menuju kamar yang sudah hampir dua bulan aku tinggalkan.     

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN