Sebelum lanjut membaca, pastikan kalian sudah tap love cerita ini dan follow akun aku ya :) *** “Revan, lepasin tanganku!” seru Dira saat keduanya sudah berhenti berlari. Revan menatap ke tangan mereka yang saling bergandengan, kemudian dengan canggung melepas tangan Dira yang tanpa izin dia tarik agar gadis itu ikut berlari bersama dengannya. “Maaf ya, Ra, kamu jadi aku tarik-tarik,” kata Revan meminta maaf. “Mana Kepala Divisi? Katanya kita di suruh kumpul?” Dira menolehkan kepalanya ke kiri dan kanan, tetapi masih belum menemukan Kepala Divisi ataupun rekan kerjanya. “Di sini sih seharusnya,” jawab Revan yang ikut menolehkan kepalanya ke kanan dan kiri sama seperti Dira. “Apa aku salah tempat ya? Di sini ramai banget, aku jadi susah menemukan jalan yang benar karena kerumunan oran

