Sebelum lanjut membaca, pastikan kalian sudah tap love cerita ini dan follow akun aku ya :) *** Acara Festival Kebudayaan Jepang yang sangat melelahkan telah berakhir, tetapi pekerjaan bagi Dira justru menumpuk dan kejar target di keesokan harinya. Hal itu membuat Dira harus datang tepat waktu ke kantor untuk menyelesaikannya meski jiwa dan raganya belum cukup beristrirahat. Di pagi hari yang cerah kini Dira melangkahkan kakinya dengan lambat di lobi kantornya. Pikirannya masih melayang ke saat Satya muncul dan mengajaknya bicara, juga saat menyanyikan lagu di atas panggung tanpa memalingkan pandangan matanya sedikit pun dari Dira. Sejujurnya hati Dira juga sakit, tetapi dia berusaha menaikkan egonya agar tetap pada pendiriannya dan tidak luluh. “Hai, Ra!” sapa Revan yang muncul secara

