"Jadi pacar pura-pura ku ya Ar? aku risih dengan pemuda kampung sini yang selalu mengejar-ngejar aku, di kiranya aku masih gadis berusia 20 tahun, makanya mereka selalu mengejar aku dari anak pelajar hingga anak kuliahan, bahkan mereka yang cukup umur juga ikut-ikutan mengganggu." Ari yang mendengar cerita Alika lantas tertawa terbahak-bahak dan hampir tersedak. "Semprul, sohib cerita bukannya di dengerin malah di ketawain, dasar kawan minim akhlak." tangan Alika menjitak kepala Ari yang tak siap. "Sial kamu Al, ini kepala CEO perusahaan besar main jitak-jitak aja, bisa jatuh wibawa aku kalau anak buah pada tahu, apes apes, mentang-mentang pemilik perusahaan seenak jidat main KDRT, aku laporin polisi nanti." jawab Ari. kembali di jitaknya kepala Ari karena kali ini Ari mengatakan yang Al

