Mata Batin

1744 Kata

Mobil hitam memasuki halaman rumah Samana. Di balik kaca mobil terlihat laki-laki gagah dengan kaca mata berwarna hitam. Mobil itu berhenti tepat di bawah pohon anggur hijau. Si pemilik mobil terlihat membuka pintu mobil dan turun. Tinggi gagah dan berwibawa. Memang sosok laki-laki yang punya pengaruh luar biasa. Arga memang bukan laki-laki sembarangan, itu juga yang membuat Ranu susah move on darinya. Ia menoleh ke sekitar dan mendapati beberapa orang yang memang menunggu Samana.Perhatiannya tertuju pada sosok perempuan yang sepertinya tidak asing baginya. Arga memperhatikan sembari berpikir namun, apa yang dipikirkan tidak begitu kuat. Fokusnya tidak ke perempuan itu melainkan tujuan utama datang ke sini hanya untuk bertemu Samana. Arga begitu saja melewatkan Ranu, ia juga tak begitu ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN