Sombong

1490 Kata

''Ngapain loe ngikutin gua?'' tanya Jun dengan nada marah. ''Jun, gua itu pacar loe, wajar dong jika gua ngikutin loe,'' jawab Key. Ia menarik lengan Jun dan membuat langkah laki-laki itu terhenti. Mereka saling pandang, namun setiap sorot mata terlihat berbeda. Bola mata yang coklat tertutup mendung, menahan kecewa karena ucapan kasar kekasihnya. Cahaya mata cerah dari seorang perempuan kini terusir. Laki-laki di depannya hanya sesekali melirik dengan tajam, lalu dengan segeran mengalihkan perhatian menuju ke sekitar tempat ini. Jun meskipun diam tak menjelaskan apa yang dirasakannya, namun Key bisa menangkap dari sorot mata dan sikap kekasihnya itu. Jun sepertinya sangat jijik melihat Key, sehingga lebih memilih untuk memalingkan wajahnya yang masam. ''Usshhttt ... ehqhhh ....''

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN