35

1604 Kata

Beberapa hari setelah acara di rumah Orlando, Anika tidak lagi muncul dihadapan pria gondrong itu. Sahabatnya itu seperti sengaja mengasingkan diri karena saat Orlando menghubungi, tidak ada yang ditanggapi oleh Anika. Orlando bahkan sempat mendatangi toko kue wanita itu tapi yang ia temukan toko milik Tiara itu sudah tutup selama beberapa hari menurut tetangga rukonya. Rasanya Orlando ingin menyeret Anika keluar, tapi kemudian dia meringis menyadari rasa kesalnya saat ini pasti sama dengan apa yang Anika rasakan saat dirinya mengurung diri selama satu bulan. "Udah ke rumahnya, Pak?" Orlando mendongak terkejut, ia baru ingat bahwa saat ini ia sedang makan siang bersama Tora setelah bertemu client tadi. "Belum, kamu kan tahu sendiri kalau saya sibuk banget belakangan ini. Kemarin bi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN