34

1518 Kata

Orlando menarik ponsel milik Anika dari tangan wanita itu dan membaca apa yang membuat sahabatnya sampai gemetaran dan tidak fokus sampai sekarang. Matanya membulat dan langsung menatap Anika yang masih terisak kecil. "Berani-beraninya dia ngelakuin ini," desisnya. Tiba-tiba Anika di depannya berdiri dan langsung berlari ke halaman belakang. Membuat Orlando ikut bangkit dan mengejar Anika. Kedatangan mereka yang tiba-tiba, dan juga keadaan Anika yang menangis yang langsung memeluk Azalea yang sedang bermain bersama Varo, membuat keadaan ricuh seketika. Semua orang mendekat ke arah mereka. Penasaran dengan apa yang membuat Anika menangis sesenggukan sambil memeluk Azalea yang juga tampak kebingungan. "Pulang, Sayang. Ayo kita pulang," ajak Anika lirih. Orlando mencekal lengan Anika

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN