Bab. 35 - Rencana Makan Malam

1077 Kata

Perasaan itu memang sudah tumbuh sejak lama, tetapi Vino masih menahannya. Kini rasanya saat berhadapan langsung dengan Allea, ia tak sanggup tuk menahannya lagi. Allea tak bisa diabaikan begitu saja, Vino benar-benar jatuh cinta. Di taman rumah sakit, Allea dan Vino duduk di kursi di bawah pohon yang rindang. Udara terasa sejuk membuat keduanya merasa nyaman. Vino menatap Allea lekat, matanya, hidungnya, bibirnya, semua yang ada pada Allea ia mengaguminya. “Jangan menatapku begitu, Vin. Aku tak ingin dikasihani,” ucap Allea, “biasa saja, aku lebih suka begitu.” Vino tampak gugup, ia tak bermaksud untuk mengasihani keadaannya saat ini. Ia mencintai Allea dan menginginkannya lebih dari sekadar teman. “Tidak, Al. Aku tak pernah berpikir seperti itu. Kita lama tak bertemu dan aku merinduk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN