Awal perjalanan

1204 Kata

“Pagi-pagi tadi, Bapak Aleya datang ke rumah untuk menceritakan kondisi Aleya dan juga Ibunya yang semakin memburuk. Bapak Aleya menyampaikan sebuah keinginan dan permintaan untuk aku bisa membantunya. Saat itu keluarga di rumah sakit mengabari kalau kondisi Ibu Aleya sedang kritis, aku bingung. Maafkan aku, kami semua pergi ke rumah sakit,k au benar-benar kacau tadi pagi.” Cerita Mas Satria terhenti, aku bisa melihat dia benar-benar kacau. Bahkan sampai sekarang masih bisa aku lihat dengan jelas. “Apa mereka tidak tau kalau ini hari pernikahan kita?” tanyaku kemudian, masih tetap mencoba bersikap tenang. “Mereka tau,” jawab Mas Satria pelan. Aku merasakan ada sesuatu yang sedang Mas Satria tutupi dariku ada kecemasan dalam sorot mata itu. Pria yang baru saja menghalalkanku itu juga ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN