Seno langsung meninggalkan ruang rapat utama Jago Mutu dan membuat semua orang diam seketika. Ada asiten Seno yang biasa mewakili Seno melakukan banyak pekerjaan bisnis. Seno sudah mempercayai sejak lama. Tanpa pikir panjang, Luka segera mengejar Seno. Luka tidak peduli dengan apa yang dipikirkan oleh orang lain saat ini. Yang jelas, ia tidak ingin terjadi hal buruk pada Anggi. Ini jelas kesalahannya karena kemarin marah pada gadis cantik itu. Kecelakaan itu tidak terjadi jika Luka bisa menahan rasa cemburunya saat itu. "Tu-Tuan Seno, saya ikut," kata Luka dengan napas terengah-engah saat ini karena berlari kencang mengejar laki-laki yang kini hendak keluar dari lobby Jago Mutu itu. "Kamu selesaikan dulu rapat itu. Nanti saya akan hubungi kamu lagi. Anggi juga masih belum sadar," kata S

