139. Restu

1017 Kata

Anggi tidak habis pikir dengan luka yang mengisi tas miliknya itu. Semua komplit dan Anggi merasa malu. Pakaian dalam ada dan juga sabun mandi juga alat rias wajah. Setelah mandi, Anggi akan mencari Luka untuk bertanya. "Mas, mau tanya. Kenapa bisa selengkap itu isi tas aku?" tanya Anggi sambil menahan rasa malu yang luar biasa setelah selesai mandi. "Bisa dong. Itung-itung aku latihan jadi suami siaga, Nggi." Jawaban macam apa itu yang keluar dari mulut Luka. "Lagian kamu kenapa malah nggak tidur siang? Apa perlu aku temani?" goda Luka sambil menaik turunkan alis tebalnya. "Enak saja. Aku jadi nggak ngantuk pas liat isi tas," kata Anggi sambil mengembungkan kedua pipinya. Luka tertawa terbahak-bahak saat ini. Wajah Anggi langsung memerah sempurna. Anggi tampak sangat cantik ketika waj

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN