CHAPTER 31

3122 Kata

Armen begitu fokus menahan tubuh Thomas yang tidak henti-hentinya melakukan perlawanan. Sehingga tanpa sepengetahuannya, Thomas mengeluarkan sebuah pisau dari saku celananya dan menusukkan pisau itu pada perut Armen.            "Waaaaaaaaaaaaaaaaaaa!"            Teriakan Armen bergema di dalam ruangan, bahkan Dustin dan Freya yang sedang berada di ruangan lain dan nyaris mencapai pintu keluar, mampu mendengar dengan jelas teriakan itu. Sebuah teriakan yang membuat Dustin dan Freya amat cemas namun sekaligus membuat Thomas merasa senang.             Armen yang terluka akibat tusukan pisau itu kehilangan banyak tenaganya. Dia bahkan tidak mampu lagi menahan tubuh Thomas sehingga pria itu berhasil melepaskan diri dari kunciannya.            Thomas tertawa lantang melihat Armen yang terus

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN