CHAPTER 19

2364 Kata

Hari itu ... Dustin, Andre dan Thomas sedang berkumpul di dalam ruang perawatan Dustin. Freya tidak menampakan diri dalam pertemuan itu. Melihat ketidakhadiran Freya, Dustin menyadari gadis itu masih marah padanya. Dustin tidak tahu lagi apa yang harus dilakukannya agar Freya mau memaafkannya. Dia tidak menyangka Freya akan semarah ini padanya. Setelah sekian lama mengenal Freya, inilah pertama kalinya gadis itu marah sebesar ini hingga dia mengabaikan Dustin berhari-hari.  "Dust, apa teman kerjamu itu belum memberi kabar? Dia sudah melaporkan si pembunuh itu pada kakaknya, kan?"  Mendengar pertanyaan Andre, Dustin mengalihkan perhatiannya yang sejak tadi memikirkan Freya. Kini beralih memikirkan tentang Dena. Memang benar yang dikatakan Andre, dua hari berlalu sejak mereka memutuskan un

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN