43. Kebaikan

1252 Kata

Rinai hujan perlahan mulai turun membasahi kota yang sudah lelah dengan kesesakkan itu. Lagu yang mengalun dari radio juga bisa dibilang cukup menenangkan malam ini. Tidak membuat mengantuk, tetapi cukup bagi Kiara yang merasa lelah sekali dengan hari ini. Ah salah, kemarin tepatnya. Ia sampai lupa kalau waktu terus berjalan sampai tidak sadar waktu sudah berganti hari. Perasaannya bisa dibilang sedang tidak baik. Jadi, jangan tanyakan mengapa Kiara tiba-tiba berubah menjadi diam saja. Yang ia butuhkan sekarang adalah sebuah kasur empuk yang bisa membantunya untuk beristirahat. Setidaknya Kiara lega, bebannya sore tadi sudah sedikit mengurang karena pertemuannya dengan Daffa barusan. Mobil putih yang menemaninya tadi itu sudah berubah menjadi warna hitam. Bukan karena mobilnya bisa berub

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN