bc

Sadly Flower

book_age18+
3
IKUTI
1K
BACA
BE
arrogant
prince
blue collar
sweet
bxg
like
intro-logo
Uraian

Kehidupan Gendis Paramastri yang penuh kisah haru dan derai air mata sangat memilukan hati, namun dia masih bisa tersenyum dan pura-pura baik-baik saja dihadapan semua orang.Gendis yang sedari kecil hidup bersama dengan Ibu dan Ayah tirinya itu sudah kenyang dengan semua hal buruk dalam hidupnya.Sejak Ibunya menikah lagi dengan Ayah tirinya, hidup Gendis seakan seperti di neraka. Terlebih lagi saat Gendis hendak dinodai oleh Ayah tirinya yang b***t itu, namun untung saja ada seorang laki-laki tampan yang menolongnya tepat waktu. Gendis pun selamat dari mara bahaya dalam hidupnya. Laki-laki itu adalah Gustaf Jonathan, Putra Mahkota keluarga Adhinata yang sangat kaya raya di Jakarta.Suatu hari, karena dendam tidak bisa mendapatkan perawan Gendis , Ayah tiri biadab itu malah menjual Gendis pada seorang p****************g yang langsung jatuh cinta pada Gendis. Lelaki hidung belang itu adalah Julian Adrian.Dan ternyata, dua laki-laki tampan itu adalah kakak adik yang saling berebut untuk  mendapatkan Gendis.Siapakah yang akan Gendis pilih untuk menjadi pendamping hidupnya?.Dia butuh seseorang untuk melindunginya dari kehidupan neraka yang diciptakan oleh Ibu dan Ayah tirinya.Akankah Gendis memilih Julian Adrian, si tampan yang lembut dan romantis namun playboy kelas kakap?.Atau justru Gendis lebih memilih Gustaf Jonathan, cowok kulkas yang sangat menyebalkan namun setia itu?.Happy ReadingNovia Samna Dewi.

chap-preview
Pratinjau gratis
1.Lelaki Tampan berpayung merah
"AMPUN, AYAH!" Mohon seorang gadis cantik serta berperawakan langsing, berkulit putih, idaman para laki-laki itu dengan tangisan yang hampir pecah. Gadis itu terus memohon pada laki-laki berumur 43 tahun yang menjadi Ayah tirinya sejak 3 tahun yang lalu. Dan semenjak Tony menjadi Ayah tirinya, kehidupan gadis malang itu bagaikan seperti di neraka. Hidupnya sudah cukup menderita sejak masih kecil karena kehidupan orang tuanya yang tidak harmonis, dan kini hidup gadis manis itu semakin nelangsa karena Ayah dan Ibunya bercerai, keluarganya broken home, dan mempunyai Ayah tiri durjana seperti Tony. Tony si Ayah Durjana itu sangat gila karena semua sifat buruk ada padanya. Mulai dari tidak mau mencari nafkah, senang berjudi, hobi mabuk, main wanita, bahkan sampai pada kekerasan dalam rumah tangga, ada pada sosok Ayah tiri gadis malang itu. Entah bagaimana, dan karna hal apa, Ibunya bisa tertarik bahkan sampai mau menikahi laki-laki gila seperti Tony. "Kamu harus turuti apa kata Ayah!" Teriak Tony marah sambil menjambak rambut panjang sepinggang milik gadis cantik malang itu. "Sakit, Ayah!" Jerit gadis itu amat kesakitan. Dia berusaha untuk melepaskan cengkraman tangan Ayah tirinya yang sangat kuat menjambak rambutnya. Gadis malang itu bernama Gendis Paramastri. Seorang gadis cantik yang digilai banyak orang karena parasnya yang amat mempesona. Selain cantik, dan baik hati, Gendis juga sangat polos dan dia seorang pekerja keras. Dia menjadi tulang punggung keluarga karena Ayah tiri dan Ibunya meninggalkan banyak hutang dan melimpahkan semua hutang itu pada dirinya. Masa muda yang seharusnya dia lewati dengan penuh suka cita dan masa sekolah SMA yang cerah, dia lalui dengan penuh penderitaan. Dua tahun yang lalu Gendis masih bersekolah sambil bekerja di sela-sela waktu luangnya, namun karena sering bolos dan telat karena bekerja, akhirnya Gendis dikeluarkan dari sekolahnya. Kini Gendis sudah berusia 19 tahun. Yang lebih parahnya lagi, Ibu kandung Gendis yang seharusnya menjaga dan merawat Gendis, dia kabur entah kemana dan melimpahkan semua hutangnya pada Gendis. Tak cukup sampai disitu takdir kejam yang harus Gendis lewati, namun semakin diperparah dengan kelakuan b***t Ayah tirinya yang terkadang suka pulang ke rumah saat ingin meminta uang, atau ingin memukuli Gendis. Karena setiap dia kalah judi, pasti Gendis yang akan disiksa olehnya sebagai pelampiasan amarahnya. Malam ini, Tony sangat marah karena tidak bisa menemukan Gendis di rumah, dia mencari anak tirinya dengan segala otak rusaknya dan dalam keadaan mabuk tentunya. Dia akan memberi pelajaran pada anak tirinya. "Uangnya mana, Gendis? Ayah butuh uang!!!" Teriak Tony dengan matanya yang melotot dan masih menjambak rambut Gendis tanpa ampun sedikitpun. Bahkan tubuh Gendis sudah dipenuhi dengan berbagai macam luka yang membekas dalam tubuhnya. Gendis hanya bisa pasrah menerima perlakuan sadis Ayah tirinya karena tidak ada seorangpun yang mau menolongnya, bahkan tetangga Gendis pun tidak mau menolong Gendis karena takut berurusan dengan Tony yang terkenal sangat kejam dan gila itu. Ibu Gendis yang seharusnya menjadi penolong dan penyelamat untuk putrinya, dia malah pergi dan minggat tak tahu dimana rimbanya. Sudah tiga bulan ini Ibunya pergi tanpa meninggalkan kabar untuk Gendis. Bahkan Ibunya dengan teganya malah meninggalkan hutang yang begitu banyak dan membuat Gendis harus membayarnya. Hal inilah yang membuat Gendis bekerja siang dan malam bahkan sampai dikeluarkan dari sekolah karena sering bolos dan telat ke sekolah. "Gendis nggak punya uang, Yah.Uang gajian Gendis sudah habis untuk bayar hutang!!!" Kini, nada suara Gendis mulai meninggi. Dia sudah lelah dengan semua hal menjijikan dan mengerikan ini. Dia sudah lelah menghadapi laki-laki durjana di hadapannya ini. Orang yang dia anggap Ayah ini ternyata hanyalah sampah yang bahkan membuatnya semakin nelangsa. "Kamu sudah berani ngomong kasar, ya sama Ayah?" Tony mencengkeram bibir Gendis dengan sangat kasar. Membuat Gendis kesakitan. Gendis yang mulai tidak terima karena terus menerus ditindas itu akhirnya dia nekad untuk memberontak. Dia akan melawan Ayah tirinya yang kejam dan keterlaluan itu. Jika dia hanya diam dan menurut saja, rasanya dunia ini tidak adil padanya. Dan jika dia tetap diam saja tanpa melakukan perlawanan apapun, berarti dia sudah tidak waras, karena orang yang waras pasti akan melindungi dirinya sendiri saat sedang dalam bahaya. Melawan untuk bertahan karena diri kita tidak salah adalah suatu kewajiban. Dan Gendis membulatkan tekad untuk melawan setiap tindakan Ayah tirinya yang kejam itu. PLACK!!! Tony menampar pipi Gendis dengan gemas karena anak yang biasanya sangat penurut ini mendadak membangkang padanya. "Kamu diajarin sama siapa, berani kurang ajar sama orang tua?" Teriak Tony marah. HAHAHAHAHA.... Gendis tertawa terbahak mendengarkan ucapan Ayah tirinya barusan. "Apakah Ayah merasa menjadi seorang Ayah, dan orang tua, sekarang? Memangnya Ayah pantas, disebut menjadi orang tua?" Sahut Gendis dengan penuh emosi.Perasaan kesal yang selama ini dia tahan akhirnya meluap malam ini juga.Sudah cukup dia diam saat diperlakukan tidak baik oleh Tony karna Gendis masih menghormatinya sebagai Ayah tirinya,namun mulai detik ini,Gendis akan melawan. "DASAR ANAK KURANG AJAR, KAMU YA!!!" Kini Tony sudah tidak tahan lagi karna Gendis selalu menjawab semua perkataannya. Tony yang sedang mabuk itu semakin menggila dan dia merangsek maju untuk berniat menodai anak tirinya itu. Sudah lama dia berniat ingin menodai anak tirinya yang mempesona dan cantik jelita, namun kesempatan itu tidak pernah datang padanya. Dan malam ini, mungkin saja malam ini adalah kesempatan terbaik untuknya agar bisa menodai anak tirinya yang sangat rupawan itu. Tony semakin merangsek maju, dan dia berhasil menyudutkan Gendis di sebuah ruangan sepi di pinggir taman. Ini memanglah kesempatan yang sangat besar bagi Tony. Keinginannya untuk segera menodai anak tirinya semakin membara dalam jiwanya. BUAGK!!! Gendis tiba-tiba saja meninju wajah Ayah tirinya dengan tangan kanannya hingga darah segar keluar dari hidung b******n tengik itu. Sontak saja hal ini membuat Tony amat murka. Dia langsung berlari dan menangkap Gendis dengan sangat membabi buta. Kini Gendis terpojok dalam ruangan yang gelap dan sepi tanpa ada manusia berkeliaran di taman ini. Bahkan saat Gendis berteriak-teriak meminta tolong, tidak akan ada yang bisa mendengar teriakannya karena cuaca yang sedang hujan deras dan sesekali petir menggelegar di langit malam sendu ini. Gendis berusaha untuk menendang dan memukuli Ayah tirinya sekuat tenaganya. Bahkan dia sampai menendang bagian sensitif Ayah tirinya, namun hal itu seakan tidak berarti apapun bagi Tony yang berperawakan kekar dan sangat kuat itu. "HAHAHA, teriak saja sekuat kamu, Gendis! Sampai kiamat pun, tidak akan ada yang bisa mendengar jeritan kamu!!!" Ucap Tony bangga. Ayah tiri b***t itu mulai merobek baju Gendis hingga membuat Gendis menggigil karena ketakutan yang amat sangat. Membayangkan dirinya disentuh oleh Ayah tirinya adalah suatu hal yang sangat najis baginya, apa lagi jika sampai hal itu terjadi dalam hidupnya. Gendis bergidik ngeri. Dia sudah berusaha menyerang Tony dengan segala kekuatannya, namun tenaganya kalah kuat dengan kekuatan Tony yang kekar dan sangat kuat itu. Bau alkohol tercium dari mulut Tony yang jarak wajahnya dengan wajah Gendis begitu dekat karena dia mulai menciumi Gendis. Gendis selalu berusaha untuk menepis ciuman gila dan liar itu yang membuat Ayah tiri durjana itu semakin bernafsu ingin menyentuhnya. "AYAH GILA!!!" Teriak Gendis sangat ketakutan. "TOLOOOOOOOOONG!!!" Teriak Gendis sekuat yang dia bisa. Setidaknya dia sudah berusaha untuk meminta tolong. Biarkan Tuhan yang akan menjawab semua ketidak adilan ini. "Percuma kamu teriak-teriak, nggak akan ada yang nolongin kamu, Gendis!" Sahut Tony sambil tersenyum senang. Ya Alloh,Gendis sudah tidak punya siapa-siapa lagi kecuali Engkau ya Alloh… Hamba pasrah ya Alloh… Batin Gendis sambil menangis ketakutan. "TOLOOOOOOOOONG!!!" Gendis masih berteriak minta tolong saat tiba-tiba saja ada seseorang yang masuk dengan membawa payung merah. BRUAGK!!! Orang yang masuk ke dalam ruangan pengap dan gelap ini pun menendang sebuah tong sampah ke arah tubuh Tony yang langsung tepat mengena sasaran. Perlahan, Gendis pun berlari ke arah laki-laki berpayung merah itu dan saat payung itu tersingkap, terlihat seseorang itu sangatlah tampan dengan gayanya yang sangat keren. Apakah ini adalah malaikat penolong yang dikirim Alloh untuk Gendis??? Seorang laki-laki yang begitu tampan, tinggi, dan gayanya super keren membuat Gendis sangat takjub. Siapakah laki-laki berpayung merah ini??? Dan apakah Gendis berhasil selamat dari sentuhan Ayah tiri durjana-nya??? Next... ❤️Sadly Flower❤️

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
31.0K
bc

TERNODA

read
199.2K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
234.1K
bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pacar Pura-Pura

read
155.9K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
189.4K
bc

Setelah 10 Tahun Berpisah

read
68.2K
bc

My Secret Little Wife

read
132.3K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook