Tersindir

1053 Kata

"Mau marah?" Erika langsung melempar pertanyaan ketika melihat ekspresi Dewa yang sedang menatap tajam. "Gak, aku keluar dulu. Kamu tunggu aja disini." Dewa sedikit membuka pintu kosan. "Aku mau makan dimsum mentai, minumnya jus jeruk, udah itu gak mahal kok." Erika sedikit berteriak sebelum Dewa benar-benar keluar dari kos. "Iya, aku pergi dulu." Dewa tetap mengiyakan meski hatinya sedikit kesal. Namun, itulah Erika, selalu mengedepankan keinginannya. *** Sore ini, Lili sudah mandi akan tetapi ia sengaja terjun ke dapur untuk mempersiapkan makan malam bersama suaminya. Entah kenapa tiba-tiba saja ia ingin masak. "Assalamu'alaikum, istri," ucap Juna seraya muncul dari balik pintu. "Waalaikumsalam, suami." Mendengar suaminya datang, Lili segera meletakkan piring yang ia tat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN