71. Annoyed

1140 Kata

Rasya sakit? Ah, aku tidak peduli! Memangnya dia sakit apa? Hmmm, siapa peduli! Dia punya keluarganya sendiri ini! Kenapa aku tidak bertanya pada Arsya? Ih, males banget! Nanti kembarannya lapor-lapor! Sudahlah! Tidak perlu dipikirkan, kami tidak memiliki hubungan apa-apa. Saat aku sakit dia tak perlu tahu, begitu pula sebaliknya. “Bu guru, Bu Guru! Begini, bukan hasilnya?” Ya Allah aku sampai lupa kalau sedang memberi tugas kepada anak-anak. Kenapa aku jadi terpikir ucapan Arsya kemarin sore? Padahal semalam aku sudah berusaha mengabaikan semuanya. “Oh, iya! Sini biar ibu periksa.” Aku menerima buku tugas milik siswaku. “Anak-anak yang lain sudah atau belum? Kalau sudah nanti kumpulkan lagi ke bu guru, ya!” teriakku yang mungkin memantul lagi dari sudut ruangan. Suaraku m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN