76. Me and He? No!

1151 Kata

Ternyata memang benar, Rasya sedang sakit. "Dia punya trauma? Kalau dipikir-pikir, trauma apa ya?" Sambil memegang jarum sulam yang tertaut pada benang, aku memikirkan pembicaraan terakhir dengan Arsya tadi sore. Tapi ... mengganggu sekali! Aku ingin berkonsentrasi tapi malah terpikir terus dengan hal itu. "Bu guru Shanum?" Ketukan pintu terdengar dari luar disertai panggilan. Dari suaranya, aku mengenal dia adalah Bu Wasrini alias Bu RT. "Masuk, Bu," timpalku dari dalam dan membuka pintu dengan cara menyenggol bagian bawah. Sengaja aku tidak menutupnya terlalu rapat. "Ada apa?" ucapku. "Ini ... ada makanan. Misro, Bu! Biasa, jajanan orang kampung. Mau, ya? Sengaja bikin banyak!" Dia menyodorkan sepiring kecil makanan yang berisi jajanan. Aku menerima piring kaca berwarna b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN